Rini ‘Bee’

…dari hati… :D “Keep your heart free from hate, free your mind from worry, live simply, expect little, give much and fill your life with love have a break once in a while have a fun…”

LOVE A LIKE

Filed under: LOVE — rini-adis at 8:20 am on Monday, September 3, 2007

L O V E  A  L I K E
733703755_2b2f6484d8
"We need not think alike to love alike." -Francis David

Meet Teddy.
Teddy is one of our family.
He knows more secrets than anyone.
He’s smothered with hugs and kisses.
He travels when we travel.

And sometimes.
He needs a bath.
And on those days…
He’s missed.
And missed.
And missed…
And to one particular three year old…
It feels like all of eternity for his fur to dry.

And I think he misses her as much as she misses him.

Suami Pilihan..

Filed under: A little story.. — rini-adis at 7:37 am on Monday, September 3, 2007

Belum terlalu lama saya mengenalnya, baru sekitar 3 bulan lalu semenjak saya memutuskan untuk berlangganan ojeg dengannya. Tarif ojegnya lebih murah dibanding dengan yang ditawarkan tukang ojeg lainnya. Jika yang lain meminta Rp 7000, dia hanya meminta Rp 5000 untuk pengganti jasa mengantarkanku dari stasiun Tanah Abang menuju kantorku di Slipi.

Pak Asmadi namanya, usianya sudah kepala empat, ia mengaku sudah delapan belas tahun menjalani profesinya sebagai tukang ojeg. Pertemuan yang hampir tiap hari dengannya, membuat saya tahu tentang sedikit kisah hiudpnya, kadangkala saya dibuat kagum ketika darinya saya peroleh kata-kata bijak, nasehat, layaknya seorang bapak yang sedang menasehati anaknya.

Siapa menyangka kalau tukang ojeg yang hanya lulusan SLTA itu mempunyai seorang isteri yang berpangkat eselon 3 di salah satu kantor pemerintahan di Jakarta. Isterinya adalah lulusan pasca sarjana dari salah satu universita negeri di Jakarta. Ketiga anak yang dimilikinya semua juga berpendidikan sarjana, hanya Pak Asmadi sendiri yang hanya mengenyam pendidikan sampai tingkat SLTA. Dari hasil menarik ojeg itulah Pak Asmadi membiayai anak-anaknya kuliah. Kadangkala Pak Asmadi juga mencari tambahan penghasilan lain misalnya dengan berdagang kambing ketika mendekati hari raya Idul Adha.

Awalnya, saya berpikir hal ini sebagai sebuah kemustahilan, di benak ini selalu saja timbul pertanyaan ”Bagaimana mungkin Pak Asmadi seorang tukang Ojeg itu bisa memiliki seorang Isteri yang berpendidikan dan berjabatan tinggi di kantor pemerintahan?”

Ada rasa tak percaya sampai di kemudian hari Pak Asmadi memperlihatkan pada saya foto Isterinya sedang dilantik oleh salah satu menteri. ”Ini mbak, foto isteri saya waktu dilantik oleh Pak Mentri, dan yang satunya itu foto saya sewaktu mendampinginya…” Tunjuk Pak Asmadi. Terlihat foto seorang wanita yang sedang bersalaman dengan seorang menteri, dan sebuah foto lagi menampilkan foto bersama seluruh jajaran pejabat dengan para
pasangannya, kulihat Pak Asmadi memang ada di situ dengan baju batik coklatnya. Dari wajahnya memancar senyum bahagia begitu pula dengan isterinya.

****

Saya sering melihat rubrik kontak jodoh di salah satu media cetak di Ibukota. Bukan, Bukan karena saya berniat ingin mencari jodoh lagi, tapi hanya sekadar iseng yang benar-benar iseng. Siapa tahu ada teman yang mengiklankan diri di situ, kan bisa jadi bahan ledekanku untuknya. Salah satu contoh isi iklan perjodohan yang sering kulihat itu adalah seperti ini misalnya: Seorang wanita, 25 tahun, Sarjana, tinggi badan 160 cm, bb 43 kg, berkulit putih mulus, wajah manis, Islam, pintar mengaji, keibuan dan pandai memasak mendambakan: Seorang laki-laki, perjaka tulen, minimal 26 tahun, lulusan pasca sarjana, berpenghasilan tetap (swasta/PNS), tinggi badan minimal 170 cm dengan berat badan seimbang, Islam taat, Pandai mengaji dan bersifat kebapakan.

Coba kita lihat iklan tersebut, dan perhatikanlah. Niscaya kita akan menemukan sebuah fakta bahwa seorang wanita pada umumnya menginginkan pasangan (calon suami) yang memiliki spesifikasi yang lebih baik dari spesifikasi yang dimilikinya. Baik itu dari segi fisik, tingkat pendidikan atau hal-hal kasat mata lainnya. Menurut saya hal ini sangat wajar.
Karena bagaimanapun juga seorang lelaki akan menjadi pemimpin dalam sebuah rumah tangga, jadi semakin bagus kualitasnya akan semakin baik bagi keluarganya kelak. Begitu kondisi idealnya.
****

Kembali kepada kisah Pak Asmadi dan isterinya, saya menjadi tersadarkan bahwa ternyata tidak semua wanita melihat kualitas calon suami hanya dari kasat mata yang tampak saja. Rasa penasaran saya muncul menggelitiki hati, membuat saya secara diam-diam ingin menyelidiki apa alasan Isteri Pak Asmadi begitu bangga dan mencintai suaminya yang ”hanya” seorang tukang ojeg dan hanya berpendidikan setingkat SLTA. Sementara isterinya adalah wanita karir yang sukses yang memiliki pendidikan dan jabatan yang tinggi.Tidak ada rasa malu padanya akan ”kesenjangan” itu.

Suatu hari dalam perjalanan menuju kantor, Pak Asmadi mengajukan sebuah pertanyaan pada saya ”Mbak, tahu ngga resep saya supaya tidak pernah mengalami kecelakaan di jalan atau supaya tidak pernah kena razia polisi jalan?” Saya pura-pura berpikir lantas menjawab ”hmm… tidak tahu pak, apa resepnya?” ”Berdzikir mbak…” jawabnya. ”Berdzikir itu mengingat kepada Allah, bisa dilakukan di mana saja, kalau kita sehabis melaksanakan sholat baik itu sholat fardhu atau sholat sunnah, usahakan jangan langsung berdiri, dzikirlah terlebih dahulu. Dzikir juga tidak hanya dilakukan setelah sholat, tapi bisa di mana saja, termasuk di jalan raya ketika mengendarai sepeda motor seperti saya ini”

”Bapak rajin ber-dzikir? ” saya bertanya untung memancing.

“Alhamdulilah mbak, setiap selesai sholat saya selalu berdzikir, bahkan dalam perjalanan saya dari rumah sampai ke stasiun saya juga selalu berdzikir, kalau tidak salah ada dalam Al-quran perintah untuk mengingat Allah dalam keadaan duduk maupun beridir, itu artinya dalam keadaan apapun kita harusnya selalu mengingat Allah kan mbak?”

“Iya, betul pak, Berdzikir dengan mengingat Allah membuat hati kita merasa tenang dan tentram, itulah mungkin yang membuat Bapak jadi tidak pernah mengalami kecelakaan saat mengendaria sepeda motor, karena saat itu Bapak berdzikir sehingga pikiran dan hati
Bapak menjadi tenang, berkendaraan pun jadi tenang “ jawabku menyimpulkan.

Ternyata dari Pak Asmadi, terdapat banyak hikmah. Saya bisa memunguti hikmah-hikmah itu untuk diri saya. Sekaligus menyadari bahwa Pak Asmadi ternyata orang yang taat beragama lagi berakhlak mulia, wajarlah jika sang isteri begitu mencintainya.
***

Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Rasullullah pernah bersabda ”Jika datang kepada kalian orang laki-laki yang kalian ridhai agama dan akhlaknya maka nikahkanlah dia, karena jika tidak maka akan menjadi fitnah di bumi dan juga kerusakan.” Para sahabat bertanya,
”Wahai Rasulullah, meskipun pada diri orang tersebut terdapat kekurangan?” Beliau menjawab, ”Jika ada orang laki-laki yang kalian ridhai agama dan akhlaknya datang kepada kalian, maka nikahkanlah dia” Artinya, jika kalian tidak menikahkan orang laki-laki yang taat beragama lagi berakhlak mulia meskipun tidak kaya atau tidak terhormat atau tidak kufu’, sedang kalian lebih menyukai orang laki-laki yang kaya, terhormat, lagi terpandang meskipun tidak taat beragama dan tidak berakhlak mulia, niscaya hal tersebt akan mengakibatkan kerusakan yang parah. Mungkin akan banyak wanita yang hidup tanpa suami dan banyak pula laki-laki yang hidup tanpa isteri. Akhirnya banyak perzinaan dan tersebar pula perbuatan keji.

Rasulullah SAW menyebutkan akhlak bersaaan dengan agama, karen akhlak berperan sangat penting sekali dalam kehidupan rumah tangga. Rasulullah tidak cukup hanya dengan menyebutkan agama saja, Sebab, terkadang ada orang yang taat beragama tetapi akhlaknya tidak cukup baik untuk kehidupan rumah tangga, bahkan berakhlak tercela dan berwawasan sempit serta fanatik sehingga dia akan meletakkan agama di sampingnya dan menggauli isterinya dengan akhlak yang tidak baik. Akhirnya muncul kesan bahwa tingkah laku buruk itu disebabkan oleh agama. Padahal yang demikian itu merupakan keyakinan yang salah, karena Agama memerintahkan untuk mempergauli isteri secara baik.
***

Kini terjawablah sudah rasa kepenasaran saya. Isteri Pak Asmadi ternyata benar-benar telah menjalankan sabda Rasullullah SAW tersebut. Menentukan suami pilihannya adalah seorang yang taat beragama dan berakhlak mulia meskipun tidak kaya, tidak terhormat atau tidak se kufu’ dengannya. Satu pelajaran berharga yang bisa saya ambil darinya.

Oleh:

Sya2..

ARE YOU READY?

Filed under: LOVE — rini-adis at 7:19 am on Monday, September 3, 2007

ARE YOU READY?

Belum (atau nggak) yakin, sih….
Si dia bakal setia, nggak? Apakah kita betah menghabiskan seumur hidup dengannya? Ragu-ragu, sih, sudah biasa dialami semua calon pengantin. Malah ada yang bilang, nggak ada kata siap untuk menikah. Apalagi sekarang banyak banget pasangan yang -kelihatannya- gampang banget bercerai. Maunya, kan, pernikahan kita sekali seumur hidup, jadi nggak mau salah memilih suami.

Tapi kita jadi terus menerus penasaran, siapa tahu ada cowok lain yang lebih keren di luar sana -yang lebih mapan, lebih jangkung, lebih perhatian, lebih asyik…. Belum lagi para mantan dan gebetan zaman dulu tiba-tiba balik lagi ‘menggoda’. Kalau iman nggak kuat, bisa ‘rontok’, deh!

Sebelum berubah pikiran dan membatalkan pernikahan, coba pikir lagi matang-matang. Kalau memang masih belum yakin dengan si dia, bikin kriteria calon suami ideal versi kita. Lalu cocokkan dengan si dia -berapa banyak dia bisa memenuhi kriteria tersebut. Kalau sudah memenuhi 50 persen saja, itu berarti si dia sudah cukup ideal untuk mendampingi kita (nobody’s perfect, kan).

Biar tambah yakin, bikin juga prioritas dari daftar kriteria cowok ideal kita itu. Jika si dia ternyata juga memenuhi tiga kriteria teratas, berarti keraguan kita nggak beralasan. CC

Sumber: www.citacinta.com

19 Keistimewaan Wanita

Filed under: Untuk Perempuan — rini-adis at 7:18 am on Monday, September 3, 2007

19 Keistimewaan Wanita

1. Do’a  wanita lebih makbul daripada lelaki karena sifat penyayang yang lebih kuat daripada lelaki.  Ketika ditanya kepada Rasulullah SAW akan hal tersebut, jawab baginda : " Ibu lebih penyayang daripada Bapak dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia.

2. Wanita yang solehah ( baik ) itu lebih baik daripada 1000 lelaki yang soleh.

3. Barang siapa yang menggembirakan anak perempuannya, derajatnya seperti orang yang senantiasa menangis Karena takut Allah SWT dan orang yang takut Allah SWT akan diharamkan api neraka  keatas tubuhnya.

4. Barang siapa yang membawa hadiah ( barang, makanan dari pasar kerumah ) lalu diberikan kepada keluarganya, maka  pahalanya seperti bersedakah. Hendaklah mendahulukan anak perempuan daripada anak lelaki. Maka barang siapa yang menyukai akan anak perempuan seolah-olah dia memerdekakan anak Nabi Ismail A.S

5. Wanita  yang tinggal bersama anak-anaknya, akan tinggal bersama aku ( Rasulullah SAW ) di dalam surga.

6. Barang siapa yang mempunyai tiga anak perempuan atau tiga Saudara perempuan atau dua Saudara perempuan , lalu dia bersikap ihsan dalam pergaulan dengan mereka dengan penuh  rasa takwa serta bertanggung jawab, maka baginya  adalah surga.

7. Dari Aisyah r.a. "Barang siapa yang diuji dengan sesuatu dari anak-anak perempuannya  lalu dia berbuat baik kepada mereka , maka mereka akan menjadi penghalang baginya api neraka."

8. Surga  itu di bawah telapak kaki ibu.

9. Apabila memanggilmu dua orang ibu bapamu  maka jawablah  panggilan ibumu dahulu.

10. Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutup pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu surga . Masuklah dari manapun pintu yang dia kehendaki dengan tidak dihisab.

11. Wanita yang taat pada suaminya, semua ikan-ikan di laut, burung di udara, malaikat di langit, matahari dan bulan, semuanya beristigfar baginya selama dia taat kepada  suaminya dan rekannya ( serta  menjaga sembahyang dan puasanya ).

12. Aisyah r.a. berkata " aku bertanya pada rasulullah SAW, siapakah yang lebih besar haknya terhadap wanita? Jawab baginda "suaminya". Siapa pula berhak terhadap lelaki?" jawab Rasulullah SAW "Ibunya"

13. Perempuan apabila sembahyang lima waktu, puasa di bulan Ramadhan, memelihara kehormatannya serta taat pada suaminya, masuklah dia dari pintu  surga mana saja yang dia kehendaki

14. Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka Allah SWT  memasukkan dia kedalam surga lebih dahulu daripada suaminya ( 10.000 tahun )

15. Apabila seorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristigfarlah para malaikat untuknya. Allah SWT mencatatkan baginya setiap hari dengan 1000 kebaikan dan  menghapuskan darinya 1000 kejahatan.

16. Apabila seorang perempuan  mulai sakit hendak bersalin, maka Allah SWT mencatatkan  baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah SWT

17. Apabila seorang perempuan  melahirkan anak, keluarlah ia dari dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkan

18. Apabila telah lahir ( anak ) lalu disusui, maka bagi ibu itu setiap satu tegukan dari susunya diberi satu kebajikan

19. Apabila semalaman ( ibu ) tidak tidur dan memelihara anaknya yang sakit, maka Allah SWT memberinya pahala seperti memerdekakan 70 orang hamba dengan ikhlas untuk membela agama Allah SWT

Dengerin aku, Dooonnggg…!

Filed under: LOVE — rini-adis at 7:05 am on Monday, September 3, 2007

DENGERIN AKU, DONG….

Contek tip dari CC untuk menghadapi si dia yang ‘malas’ mendengarkan curhatan kita….

Tas kesayangan yang dipinjam sahabat kita, ternyata kembali dengan noda di sana-sini.  Yang kita sesali, sahabat sudah berjanji agar menjaganya baik-baik saat meminjamnya.  Pas kita mengeluhkan hal ini ke pacar, reaksinya tidak sesuai dengan yang kita harapkan, "Ya udah, bawa aja ke laundry.  Nanti juga bisa bersih, kok."  Argh… menyebalkan!

Memang pendapat dia ada benarnya juga, sih.  Tanpa perlu mengomel panjang lebar, tas tersebut akan bebas noda setelah dibawa ke binatu.  Hanya saja, ‘he doesn’t get the point!’ Kita lebih mempermasalahkan sahabat yang tidak bisa mempertanggungjawabkan kepercayaan yang sudah kita berikan padanya, daripada tas yang kotor itu.  Nggak nyambung, ya?

Lakukan ini:
Cowok cenderung memandang satu masalah dan penyelesaiannya dengan cara yang praktis.  Dia lebih senang langsung memberikan penyelesaian daripada berlama-lama mendengarkan semua keluh kesah kita.  Sementara, tahu sendirilah, kita kadang-kadang lebih senang cerita tanpa perlu ada solusi.  Yang penting semua unek-unek sudah keluar dan bikin hati lega!

Daripada reaksi si dia salah melulu, mendingan sebelum cerita sama dia, kita beri pengantar terlebih dahulu, "Aku mau curhat, nih, tapi kamu nggak perlu ngasih komentar, ya…."  Dengan begini, dia jadi tahu apa yang kita inginkan dan bisa memenuhinya tanpa perlu adu mulut.  Dia jadi nggak bingung kenapa kita ngambek setelah dia memberikan jawaban atas persoalan kita. 

Tentu saja kita juga tidak bisa mengharapkan si dia bakal langsung pintar dan memahami apa yang kita inginkan. Terutama karena biasanya, nih, cowok nggak bisa konsentrasi lama-lama di satu titik.  Sebisa mungkin jaga kontak mata saat berbicara dengannya, misalnya pas makan malam dengannya.   Curhat saat jalan-jalan di mall, bisa dipastikan dia nggak bakal menyimak kita! CC

Sumber: www.citacinta.com

Is He The One..?

Filed under: LOVE — rini-adis at 7:01 am on Monday, September 3, 2007

IS HE THE ONE?

Yakin, nih, si dia adalah orang yang tepat buat kita?

Chemistry Cinta
Boleh jadi kita dan si dia tampak serasi saat difoto. Atau kita bangga banget karena punya kesamaan hobi yang bikin kita berdua kompak selalu. Tapi, itu belum jaminan kita dan si dia bakal berjodoh, tuh. Tetap perlu chemistry biar hubungan tetap mesra dan nggak membosankan. Coba cek, kita dan si dia punya chemistry itu, nggak?

Percaya & jujur
Jika kita dan si dia sudah saling jujur dan percaya, nggak bakal ada kebohongan dan kecurigaan yang bisa bikin hubungan kacau. Mulai dari hal besar seperti kita percaya si dia nggak bakal macam-macam saat mantannya mengajak ketemu, hingga si dia percaya kita bisa memilih baju yang tepat untuk hari pertamanya di kantor baru.

Fun factor
Nggak perlu si dia bisa selucu Aming setiap saat, yang penting waktu yang dihabiskan bersamanya bisa menyenangkan. Termasuk saat melakukan hal yang nyebelin seperti antre tiket kereta berjam-jam saat mudik atau menyelesaikan tugas kuliah menumpuk.

Saling menghargai
Nggak ada orang yang sempurna, tapi pasangan yang oke biasanya, nih, selalu menghargai ‘prestasi’ pacarnya -sekecil apapun itu. Mulai dari memuji keterampilan kita membungkus kado, hingga mengagumi tulisan tangan kita yang rapi. Penghargaan kecil itu bisa bikin kita dan si dia merasa beruntung memiliki satu sama lain.
CC

Sumber: www.citacinta.com

Lebih Positif Lebih Semangat..!

Filed under: Untuk Perempuan — rini-adis at 6:57 am on Monday, September 3, 2007

LEBIH POSITIF LEBIH SEMANGAT

Dengki, sirik, iri….
Dia: cantik, langsing, gaji di atas 3 juta, IPK lebih dari 3,5, plus punya pacar model.

Kita: biasa aja, rada gendut, gaji di bawah 2,5 juga, IPK nggak nyampe 3, dan nggak punya pacar.

Jika diteruskan, nih, membandingkan diri kita dan sahabat nggak bakal ada habisnya. Jangan diam saja kalau nggak mau berakhir jadi jerawat. Curhat dengan teman soal perasaan iri kita dan… usaha, dong!

Kita bisa mentransfer energi negatif kita menjadi sesuatu yang positif. Kalau energi negatif itu bisa merusak mood dan diri kita, terus bawaan kita jadi bete dan sirik melulu, kita sendiri yang nggak bahagia, kan?

Kalau pengen badan lebih langsing, daripada ngomel, mendingan kurangi ngemil dan olahraga. Orang lain boleh aja lebih pintar, tetapi kita lebih tekun. Teruslah mencari potensi diri dan selalu usahakan mengarahkan kelebihan energi ktia untuk hal-hal yang positif. Setuju? CC

Sumber: www.citacinta.com

15+ Alasan Asiknya Jadi Cewek..

Filed under: Untuk Perempuan — rini-adis at 6:54 am on Monday, September 3, 2007

15+ ALASAN ASYIKNYA JADI CEWEK

Ada segudang alasan kenapa kita harus bersyukur terlahir sebagai cewek!

1.Saat kencan, cewek lebih sering ditraktir daripada mentraktir.

2.Cewek bisa melakukan dua hal sekaligus dalam waktu bersamaan, nggak seperti cowok yang (rata-rata) cuma bisa fokus pada satu hal.

3.Cewek nggak perlu malu untuk menangis. Plus, air matanya merupakan senjata ampuh buat meluluhkan hati cowok.

4.Nggak seperti cowok yang mesti ke Skotlandia, di mana aja cewek selalu terlihat pantas (dan cantik!) saat mengenakan rok.

5.Cewek hidup lebih lama dari cowok. Menurut penelitian di Harvard University, AS, rata-rata cowok hidup sampai usia 72 tahun, sementara cewek 79 tahun.

6.Cewek punya 1001 cara buat menutupi kekurangannya. Ada bekas jerawat? Olesin concealer. Postur kurang tinggi? Tinggal pakai high heels. Gampang!

7.Ada kalanya cokelat dan es krim bisa menjadi jawaban dari seluruh masalah cewek.

8.Cewek nggak perlu bingung saat mau ngasih kado buat cowok-mereka dikasih apa aja juga suka. Sebaliknya, cowok harus pintar-pintar memilih untuk menemukan kado yang  sesuai selera cewek.

9. Pas menarik ristleting celana, cewek nggak perlu khawatir ada ’sesuatu’ yang terjepit, he he he.

10. Cewek lebih cepat dewasa dari cowok. Sebagian cowok malah nggak pernah dewasa sama sekali (he he he).

11. Saat patah hati, cewek punya sekumpulan teman baik yang siap menampung curhat hingga berjam-jam.

12. Cewek bisa ngecat bibir dan kuku dengan berbagai warna tanpa khawatir dicap kecentilan.

13. Cewek nggak perlu menyukai sepakbola hanya untuk dianggap normal.

14. Untuk ke pesta, cewek punya banyak pilihan baju. Bisa pakai kebaya, long dress, gaun model backless, tube dress, dan masih banyak lagi. Sedangkan cowok, nggak jauh-jauh dari batik dan jas, deh.

15. Pas dibonceng di motor, cewek bisa milih: mau duduk hadap depan atau menyamping. CC