Rini ‘Bee’

…dari hati… :D “Keep your heart free from hate, free your mind from worry, live simply, expect little, give much and fill your life with love have a break once in a while have a fun…”

my lovely blog…..

Filed under: Uncategorized — rini-adis at 9:08 am on Friday, June 22, 2007

Ngga kerasa.. Hampir 2 tahun akoe menulis blog.. :D

Sejak blog pertama yang "cuma iseng" dengan topik CINTA MUTER2… :p, akoe jadi keranjingan "curhat" dan numpahin uneg2 lewat Blog..

Emang dasar bawaan ceriwis… :p, lewat bahasa tulisan pun akoe juga bisa ceriwis…

Cuma kadang2 kendalanya.. Akoe ngga terlalu jago dalam mengetik cepat.. Jadi ‘isi kepala’ udah ngomong kemana2.. Eh tangannya blom nyampe ngetiknya.. hehehe… :D

Sejak kemunculan perdana tulisanku di blog pada 13 Oktober 2005, sampai hari ini.. Ngga kerasa akoe udah nulis 110 postingan dengan 240 comments.. Alhamdulillah.. :D

SEMOGA.. ke depannya akoe bisa berkarya lagi dengan lebih baik… Dan plis… kasih komen dung prend.. :p

Makasih buat teman2 yang dah nyempetin mampir di blog saya…

Especially buat yang bersedia ngeluangin waktu ngasih komen.. :D

I really appreciate that…

Luv u guys…..

-Rini A-

Puisi………

Filed under: Lagu-Ku.. — rini-adis at 7:11 am on Tuesday, June 19, 2007
Jikustik-Puisi.mp3

Perempuan di Otak Lelaki..

Filed under: Untuk Perempuan — rini-adis at 7:17 am on Saturday, June 9, 2007

Seorang sahabat (laki-laki) menuliskan buah pikirannya ke dalam sebuah tulisan.. Sebuah tulisan sederhana mungkin.. Tapi semoga bisa bermanfaat untuk semua sahabat2 saya (perempuan khususnya) di seluruh dunia.. :p

Tulisan ini tidak diperuntukkan untuk menggurui atau mengusik privasi pihak2 tertentu.. Tulisan ini murni sebuah tulisan salah seorang sahabat yang ingin membuka mata dan hati kita semua.. sahabat2nya..

Semoga bermanfaat.. :D

Kamu tau kenapa saya suka wanita itu pakai jilbab?
Jawabannya sederhana, karena mata saya susah diajak
kompromi. Bisa dibayangkan bagaimana saya harus
mengontrol mata saya ini mulai dari keluar pintu rumah
sampai kembali masuk rumah lagi.
Dan kamu tau? Di kampus tempat saya seharian disana, kemana arah mata
memandang selalu saja membuat mata saya terbelalak.
Hanya dua arah yang bisa membuat saya tenang,
mendongak ke atas langit atau menunduk ke tanah.
Melihat kedepan ada perempuan berlenggok dengan seutas
"Tank Top", noleh ke kiri pemandangan "Pinggul/udel
terbuka", menghindar kekanan ada sajian "Celana ketat
plus You Can See", balik ke belakang dihadang oleh
"Dada indah/montok menantang!"
Astaghfirullah… kemana lagi mata ini harus memandang?
Kalau saya berbicara nafsu, ow jelas sekali saya suka.
Kurang merangsang itu mah! Tapi sayang, saya tak ingin
hidup ini dibaluti oleh nafsu. Saya juga butuh hidup
dengan pemandangan yang membuat saya tenang.
Saya ingin melihat wanita bukan sebagai objek pemuas mata.
Tapi mereka adalah sosok yang anggun mempesona, kalau
dipandang bikin sejuk di mata. Bukan paras yang
membikin mata panas, membuat iman lepas ditarik oleh
pikiran "ngeres" dan hatipun menjadi keras.
Andai wanita itu mengerti apa yang sedang dipikirkan
oleh laki-laki ketika melihat mereka berpakaian seksi,
saya yakin mereka tak mau tampil seperti itu lagi.
Kecuali bagi mereka yang memang punya niat untuk
menarik lelaki untuk menikmati "aset berharga" yang mereka
punya.
Istilah seksi kalau boleh saya definisikan berdasar
kata dasarnya adalah penuh daya tarik seks. Kalau ada
wanita yang dibilang seksi oleh para lelaki, janganlah
berbangga hati dulu. Sebagai seorang manusia yang
punya fitrah dihormati dan dihargai semestinya anda
malu, karena penampilan seksi itu sudah membuat mata
lelaki menelanjangi anda, membayangkan anda adalah
objek syahwat dalam alam pikirannya. Berharap anda
melakukan lebih seksi, lebih… dan lebih lagi.
Dan anda tau apa kesimpulan yang ada dalam benak sang
lelaki? Yaitunya: anda bisa diajak untuk begini dan
begitu alias gampangan!
Mau tidak mau, sengaja ataupun tidak anda sudah
membuat diri anda tidak dihargai dan dihormati oleh
penampilan anda sendiri yang anda sajikan pada mata
lelaki. Jika sesuatu yang buruk terjadi pada diri
anda, apa itu dengan kata-kata yang nyeleneh,
pelecehan seksual atau mungkin sampai pada perkosaan.
Siapa yang semestinya disalahkan? Saya yakin anda
menjawabnya "lelaki" bukan? Oh betapa tersiksanya
menjadi seorang lelaki normal di jaman sekarang ini.
Kalau boleh saya ibaratkan, tak ada pembeli kalau
tidak ada yang jual. Simpel saja, orang pasti akan
beli kalau ada yang nawarin. Apalagi barang bagus itu
gratis, wah pasti semua orang akan berebut untuk
menerima. Nah apa bedanya dengan anda menawarkan
penampilan seksi anda pada khalayak ramai, saya yakin
siapa yang melihat ingin mencicipinya.
Begitulah seharian tadi saya harus menahan penyiksaan
pada mata ini. Bukan pada hari ini saja, rata-rata
setiap harinya. Saya ingin protes, tapi mau protes ke
mana? Apakah saya harus menikmatinya…? tapi saya
sungguh takut dengan Zat yang memberi mata ini.
Bagaimana nanti saya mempertanggungjawabkan nanti?
sungguh dilema yang berkepanjangan dalam hidup saya.
Allah Taala telah berfirman: "Katakanlah kepada
laki-laki yang beriman, Hendaklah mereka menahan
pandangannya dan memelihara kemaluannya", yang
demikian itu adalah lebih suci bagi mereka.
Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka
perbuat. Katakanlah kepada wanita beriman "Hendaklah
mereka menahan pandangannya dan memelihara
kemaluannya." (QS. An-Nuur : 30-31).
Jadi tak salah bukan kalau saya sering berdiam di
ruangan kecil ini, duduk di depan komputer menyerap
sekian juta elektron yang terpancar dari monitor, saya
hanya ingin menahan pandangan mata ini. Biarlah mata
saya ini rusak oleh radiasi monitor, daripada saya tak
bisa pertanggungjawabkan nantinya di Akhirat.
Jadi tak salah juga bukan? kalau saya paling malas diajak ke mall,
jjs, kafe, dan semacam tempat yang selalu menyajikan
keseksian.
Saya yakin, banyak laki-laki yang punya dilema seperti
saya ini. Mungkin ada yang menikmati, tetapi sebagian
besar ada yang takut dan bingung harus berbuat apa.
Bagi anda para wanita apakah akan selalu bahkan
semakin menyiksa kami sampai kami tak mampu lagi
memikirkan mana yang baik dan mana yang buruk.
Kemudian terpaksa mengambil kesimpulan menikmati
pemadangan yang anda tayangkan?
So, saudaraku muslimah berjilbablah … karena itu sungguh nyaman,
tentram, anggun, cantik, mempesona dan tentunya sejuk dimata lelaki.

Terima kasih sudah diingatkan… :D

Sumber: http://dki-artikelislam.blogspot.com/

Aku Ingin…

Filed under: PUISI — rini-adis at 7:42 pm on Friday, June 8, 2007

AKU INGIN

aku ingin mencintaimu dengan sederhana:
dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu

aku ingin mencintaimu dengan sederhana:
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada

Puisi yang bagus… :D

IRONIS….!

Filed under: Uncategorized — rini-adis at 4:59 am on Tuesday, June 5, 2007

Dalam sebuah penugasan yang membutuhkan ‘kawalan’.. Kami ditemani seorang pria bersenjata dengan baju khas coklat muda dan bawahan celana coklat tua.. :p

Memang sih pada saat itu dia menggunakan jaket kulit hitam.. Jd tidak nampak kalo dia seorang "pelindung masyarakat"..

Dari tempat duduk tengah (kami menggunakan mobil kantor sedangkan pria yang profesinya identik dgn slogan ‘penegak hukum dan pelindung masyarakat’ itu duduk di samping pak sopir yang sedang bekerja.. :p) saya tidak bisa memperkirakan usianya.. Namun dari selera musiknya.. (sepanjang perjalanan ia selalu menekan tuts radio di mobil untuk mencari musik yang sesuai dengan seleranya) saya yakin ia masih muda…

JUJUR SAJA.. Ketika berangkat memang saya memang tdk terlalu memperhatikan. namun ketika pulang.. Dan mobil melaju meninggalkan lapangan parkir kantor kami yang lain menuju ke bahu jalan.. (Weisss… bahasanya Suara Surabaya banget ya?? :p) pandangan saya tertuju pada si penegak hukum..

Ya saya memang selalu mengingat slogan iklan lalu lintas di sepanjang Raya Darmo yang menegaskan supaya kita selalu KLIK (helm) dan KLIK (sabuk pengaman) sebelum pergi.. Nah.. Saya menunggu KLIK dari si pria berjaket kulit ini..!!!

Saya ingin mengingatkannya.. Tapi.. saya takut malu ati.. Iya kalo apa yang saya bilang itu diterima dengan baik? Gimana kalo ngga??

Saya juga ingat bahwa "dia" ini penegak hukum.. Dia pasti lebih tahu aturan ketimbang saya…

Saya hanya bisa melihat dari bangku tengah AVANZA sambil memperhatikan gelagatnya..

Rupanya ia tidak sadar dan tidak tergerak untuk menggunakan sabuk pengaman!! Bahkan hingga mobil kami melaju menuju jalan Raya Darmo -salah satu kawasan tertib lalu lintas-..

Sungguh IRONIS…

Penegak hukum.. Tapi ‘lupa’ untuk melakukan aturan kecil untuk menjaga keselamatan saat berkendara…

Katanya mau jadi contoh masyarakat???

Mengamankan diri sendiri sajah masih belum ’sadar’ sepenuhnya…

Yah.. semoga ia hanya khilaf.. dan tidak melakukannya di lain kesempatan…

Ps: Malu kan mas Pol***.. Kalo ada yang negur.. "Mas Poli** kok ga pake sabuk pengaman???" :D

My New JOB… =)

Filed under: Uncategorized — rini-adis at 4:41 am on Tuesday, June 5, 2007

Yahhhhhhhh…

Lagi belajar menikmati kerjaan baru.. :p

Namanya juga "orang baru" dengan tugas baru.. Ya masih ngerasa bingung gt deh..:D

Berasa paling ngga ‘ngeh’… Hehe..

Mana supervisor gw orangnya teges banget (baca: galakkkkkkkkk!!!!!!! :D) lg…

"Maap ya mba.." :D

Yah.. dinikmati sajah.. Semoga cepet lancar dan bisa kerja dengan baik..

Chayooooooo!!!!!!!!!!!!