Beberapa hari yang lalu… Akoe liat acara di salah satu stasiun TV yang nampilin bintang tamu TIARA LESTARI… -mantan model majalah PlayBoy-..
Yang menarik di sini bukan karena bintang tamunya yang "kebetulan" pernah jadi model majalah khusus (baca: kesukaan) pria.. Tapi justru bahasan tentang "menjadi calon ibu"..
Kok Tiara Lestari berhubungan dengan bahasan tentang calon ibu???
Nah.. sekarang akan saya coba uraikan..
Jadi begini…
Tiara memutuskan berhenti untuk jadi model playboy setelah ibunya memintanya untuk berhenti. Lalu ia menikah dengan salah seorang pria.. yang kebetulan (lagi.. :p) memiliki ibu (mertuanya Tiara) yang berprofesi sebagai Dokter Anak -menurut saya ibu mertuanya ini termasuk seorang dokter yang cerdas-..
Dari obrolan Tiara, ibu mertua dengan si pembawa acara… saya dapat ilmu baru tentang menjadi calon ibu yang sebaiknya diketahui para perempuan (sebagai calon ibu) dan laki2 yang mungkin mendapatkan kesempatan menemani sang istri melahirkan..
BIASANYA…
Para ibu yang melahirkan di Rumah Sakit di Indonesia… Hampir semuanya.. hanya "diberi kesempatan" untuk menyaksikan si bayi yang baru saja dilahirkannya, hanya sebentar saja, setelah bayi tsb lahir..
Dengan kata lain, "perjumpaan" ibu dengan si bayi hanya terjadi "beberapa menit" saja..
Lalu si bayi akan dibawa si suster untuk dimandikan dan lalu dibedhong (dililit dengan kain panjang untuk menghangatkan bayi) dan setelah bayinya bersih (jelas bersih… secara bayi tadi dimandiin.. :p) baru ‘dipaksa’ untuk minum susu dari si ibu…
Padahal… Seharusnya tidak begitu, teman!!!!!
Beberapa foto yang dibawa oleh sang Dokter Anak memperlihatkan keadaan si bayi sekitar 30-40 menit setelah dilahirkan..
Ternyata mereka (baca: bayi) sedang mencari2 puting susu ibunya…!
Malangnya, jika ternyata ketika si bayi mencari ibunya namun tidak ada suster yang melihat dan mereka ‘pasrah’ membuka2 mulutnya saat ia ditinggal di box bayi….!!!!
Maka.. untuk menghindari hal tersebut terjadi pada bayi2 yang lain.. Sang Dokter Anak tersebut memberikan panduan yang benar pada calon2 ibu…
CARA YANG BENAR (dan sebaiknya dilakukan)
Sesaat setelah si bayi lahir.. Yang sebaiknya dilakukan adalah meletakkan si bayi di dada sang ibu untuk -setidaknya- paling sedikit sekitar 30 - 40 menit..
Ternyata…
Berdasarkan penelitian.. Dada ibu punya "keistimewaan" mengatur suhu secara otomatis…!!
Jadi jika si bayi berada dalam kondisi kepanasan. Maka panas suhu tubuh di sekitar dada ibu akan turun sekitar 2 derajat.. Demikian juga sebaliknya.. Jika si bayi berada dalam kondisi kedinginan.. Suhu tubuh ibu di daerah dada akan naik untuk menghangatkan si bayi..
Dan biasanya.. Sekitar 30 - 40 menit berada dalam dekapan si ibu, bayi akan mencari sendiri puting susu ibunya.. Tanpa harus dipaksa2… (",)
Manfaatnya…
Dari penelitian, dengan melakukan tindakan seperti di atas (meletakkan bayi di atas dada ibu sesaat setelah lahir selama +/- 30 - 40 menit) akan menurunkan resiko bayi yang meninggal di bawah usia 28 hari…
Untuk keluarga muslim, juga disarankan ketika bayi berada dalam dekapan sang ibu (di atas dada ibu) maka sang ayah mengumandangkan adzan di telinga sang bayi…
Kalo menurut saya: Hal ini akan menenangkan si bayi..
[membayangkan sajah rasanya sudah damai... banget.. :D]
Semoga bermanfaat….
*****