Rini ‘Bee’

…dari hati… :D “Keep your heart free from hate, free your mind from worry, live simply, expect little, give much and fill your life with love have a break once in a while have a fun…”

About a dream.. :D

Filed under: Tentang Hidup.. — rini-adis at 10:22 pm on Friday, May 26, 2006

When I dream alone..
It’s just a dream

When we have the same dream..
It’s the beginning of reality

When we walk side by side
Toward our dream..
It’s the creation of heaven on earth

Pengen bener-bener mencintai…

Filed under: LOVE tips.. — rini-adis at 6:36 am on Friday, May 26, 2006

Aku dapat dari bulletin boardnya ‘mbah’ Anang.. thanks ya mbah.. :D

Love_me Pengen Bener-Bener Mencintai? Yakin loe?

Pengen bener-bener mencintai orang lain?
Wah, nggak gampang tuh. Baca dulu yang ini
deh!

1. Kasih itu sabar

Orang-orang di sekitar kita kadang nggak selalu
ngelakuin apa yang kita mau mereka buat.
Di sinilah loe bisa berlatih untuk ngerjain suatu
bagian dari kasih, yaitu sabar. Semua hal terjadi
dengan satu alasan. Dan itu artinya, hal-hal
menyebalkan yang terjadi di sekitar loe juga
terjadi untuk alasan tertentu. Coba sabar deh.
Karena dengan itu loe bisa jauh lebih
menikmati hidup dan tahu apa itu cinta.

2. Kasih itu murah hati

Setiap hari, loe bisa memilih untuk jadi orang
yang baik dan murah hati. Caranya, buka mata
loe setiap pagi sambil bertanya: “Bagaimana
gue bisa menjadi berkat buat orang lain hari
ini?”
. Walau itu hanya berupa sapaan ramah,
gerak gerik yang menyenangkan, membantu
orang yang lagi membutuhkan, atau apapun
yang membuat loe menjadi orang yang murah
hati. Jika loe lakuin, loe bisa merasa lebih
bahagia dan ngerti cara mencintai.

3. Kasih itu nggak cemburu

Di atas langit selalu masih ada langit. Karena
itu, jangan sirik! Selalu mengucap syukur dalam
segala keadaan. Kecemburuan bakal meracuni
hati dan perilaku loe dan sanggup
menghancurkan hubungan yang sangat baik
sekalipun. Daripada sirik, lebih baik belajar dari
orang yang “lebih” tersebut. Dengan begitu loe
bisa menjadi a better person setiap hari.

4. Kasih itu nggak sombong

Buang selalu keinginan loe untuk
menyombongkan diri. Itu akan membuat loe
merasa lebih dari orang lain dan itu sama
sekali bukan ekspresi cinta/kasih sayang.
Sebaliknya, praktekin kerendahan hati. Itulah
cinta yang sesungguhnya.

5. Kasih itu nggak pemarah

Kita semua memang pernah marah. Tapi
jangan jadi pemarah! Lain kali kalo lagi pengen
marah banget, ambil nafas panjang dan
bertanya “apa ada respon yang lebih baik dan
ramah untuk situasi ini?”. Pertimbangkan
bagaimana reaksi loe nantinya akan
berpengaruh pada orang lain. Dengan menjadi
orang yang lembut dan nggak pemarah, loe
bakal makin tahu gimana mencintai.

6. Kasih nggak menyimpan kesalahan orang
lain

Pernah nggak loe ketemu ama orang yang
menyimpan dan ingat setiap kesalahan yang
loe buat sama dia? Pasti nyebelin banget.
Hidup bakal jauh lebih ringan, tenang, damai,
dan indah kalo loe nggak nyimpen salahnya
orang lain.

7. Kasih bersukacita karena kebenaran

Manusia jaman sekarang banyak yang nggak
suka kebenaran dan kejujuran. Jika ada yang
salah, kadang orang-orang bersikap pura-pura
nggak tahu. Banyak orang yang bahkan milih
untuk hidup dalam kebohongan ketimbang
kebenaran. Tapi salah satu jurus cinta yang
bisa loe kuasai ialah ‘nggak hidup dalam
kebohongan’. Dengan selalu jadi orang
yang jujur, loe akan menjadi orang bebas,
yang mudah dipercaya, dan tahu apa itu cinta
dan mencitai.

Gimana nih, mau nggak ambil tantangan untuk
jadi orang yang bisa mencintai dengan 7
prinsip kasih? Coba dilakuin mulai minggu ini!
Abis itu rasain deh kalo hidup ini memang indah
banget kalo kita tahu apa itu cinta dan
mencintai.

Iluvyou

Kepastian yang kutunggu….

Filed under: Lagu-Ku.. — rini-adis at 6:35 am on Tuesday, May 23, 2006

KEPASTIAN YANG KUTUNGGU..

Di bawah sinar bulan purnama
ku merenung
satu kisah yang kujalani
bersamamu

Keindahan dalam bercinta
tidaklah mudah
cinta membutuhkan ketulusan
dan pengorbanan

Satu keagungan cinta
t’lah terpadamkan
mengapa semua ini
harus terjadi

Chorus :
Tanya hatimu
benarkah dirimu
masih mencintai aku

Bukankah dahulu
kaulah yang menunggu
pernyataan cinta dariku

Tanya hasratmu
benarkah dirimu
masih membutuhkan aku

Bila t’lah berubah
bicara padaku
kepastianlah yang kutunggu

Kenapa aku harus hidup.. (sebuah renungan)

Filed under: Tentang Hidup.. — rini-adis at 5:19 am on Tuesday, May 23, 2006

Aku dapet artikel ini dari Bulletin Board punyanya Dina..
(makasih banyak yaa.. :D)
di http://www.friendster.com/bulletin.php?bid=88666235&uid=5966916

"Kenapa aku harus hidup…
jika aku pasti mati…"
(setelah membaca artikel seorang teman)

sebuah tanya yang sering terlintas dan pasti
hampir semua manusia yang memiliki akal pernah
bertanya hal tersebut ke dalam hatinya.

setiap manusia di dunia terlahir dengan
mengemban
misinya masing-masing.
melakukan pencarian atas eksistensi dirinya.
dalam tahun-tahun pencarian itu dia akan
menemukan
berbagai kejadian,
baik yang baik maupun yang buruk,
yang akan mempengaruhi dirinya,
dan membuatnya menjadi manusia yang lebih baik.
dan akhirnya menemukan makna atas semua
kejadian
yang menimpa.
suatu proses pembelajaran yang tak akan pernah
berhenti.

dan dalam tahun-tahun pencarian itu,
dia akan semakin mengenal dirinya.
perlahan demi perlahan dia akan lebih memahami
siapakah sosok yang bernama ‘Aku’ ini.
pada saat dia mulai memahami dan mengenal
dirinya,
saat itupun dia mulai memahami dan mengenal
Penciptanya.
mulai memahami dan mengetahui tujuan dari
penciptaan dirinya.

tak lain untuk menyadari bahwa diri ini hanyalah
seonggok daging,
yang diberi kesempatan untuk hidup, untuk lebih
mengenal Sang Pencipta.
menghargai setiap anugerah yang telah diberikan,
menjadikan setiap anugerah yang telah diberi,
untuk dapat diberikan lagi kepada setiap makhluk
lainnya.
sehingga semua anugerah menjadi manfaat yang
tak
terputus.

‘Bukankah sebaik-baik manusia adalah manusia
yang
bermanfaat?’

pertanyaan yang menggugah kesadaranku di suatu
senja yang gerimis
sudahkah aku bermanfaat bagi orang lain..?
bagi keluargaku..
bagi orang-orang terdekatku..
bagi lingkunganku..
bagi semua makhluk yang ada di muka bumi ini..

bukankah selama ini lebih banyak aku yang
mengambil keuntungan dari mereka semua
memanfaatkan mereka semua hanya demi
kepentingan
pribadiku..
berpura-pura sudah memberikan manfaat dan
berbuat baik
padahal hanya bersembunyi di balik topeng
kemunafikan.

dan akupun masih mencari..
mencoba lebih memahami dan mengenal diri ini
berusaha lebih memahami dan mengenal
Penciptaku
Rabbku…yang sering aku abaikan…

satu yang aku yakini dengan pasti hingga hari ini
manusia akan mati..setelah dia berhasil
melaksanakan misi dan tujuan mulia yang
diamanahkan kepadanya.
dengan segala daya yang kupunya..
dan sedikit waktu yang tersisa..
aku akan berusaha untuk mewujudkan itu semua.

mencari misi dan tujuan mulia yang diamanahkan
kepadaku.
hingga kelak misi dan tujuanku tercapai,
aku bisa tersenyum bahagia di ujung waktu yang
kupunya.
seraya bernafas lega bisa kembali ke dalam
pelukan
Sang Pencipta.
memberi manfaat dalam hidup yang sekejap ini.

tapi..
masih sempatkah ku melakukan itu semua..
jika ternyata waktu yang kupunya tinggal beberapa
detik lagi
dan aku masih belum memberi manfaat bagi yang
lain…

Tentang Kita…

Filed under: About... hm.. — rini-adis at 7:42 am on Monday, May 22, 2006

Hari ini banyak mikir..

Hari ini banyak merenung…

Apa sih yang sebenarnya terjadi??

What’s wrong with me.. what’s wrong with you..

What’s wrong with us….?

GW PENGEN MARAH.. karena gw punya alasan.. tapi pastinya lo juga punya kata2 yang sama.. Kalo kita sama2 punya sisi ego yang ’sama2 pengen dimenangin’.. Siapa yang akhirnya jd pemenang?? Apa untungnya??

Kenapa ngga bisa ngomong baek2 ajah.. dengan kepala dingin??
Aku capek.. ngga bakalan ada yg menang… Pasti jadinya sakit…. Bukan cuma kamu.. ato aku.. Tapi kita berdua sakit!!

Sudahlah..
Banyak yang bisa diomongin kalo kita sama2 ngga emosi.. Banyak hal nyenengin yang bisa kita bagi.. Dan jujur.. i missed that moment..

Ya sudah.. untuk sekarang, aku akan ngikutin kemauan kamu..
Semoga kamu baik2 ajah…

Ps: hubungi aku kalo kamu sudah bisa ‘diajak ngomong baek2..’

Best_of_friends

Sebuah pesan untukmu…

Filed under: PESAN-PESAN — rini-adis at 10:54 pm on Saturday, May 20, 2006

BUAT my real PW…

I wish u were here… :(

Where r u??

Are u okay??

Just talk to me…

Today is my day… :D

Filed under: My Story... — rini-adis at 10:37 pm on Saturday, May 20, 2006

Sunrise_3Hari ini.. adalah hari yang ditunggu2 setelah aku kuliah sekian tahun.. Hari yang terindah kedua setelah hari berakhirnya sidang skripsi.. :D. Jadi lupa gimana beratnya perjuangan nyelesaiin kuliah.. Lupa rasanya dikejar2 deadline ngoreksi laporan.. ngumpulin nilai, lupa betapa beratnya awal2 penelitian.. capeknya dengerin wawancara demi wawancara.. ribetnya ambil data.. sampe deg2annya menjelang awal sidang..
Sekarang, semua itu justru jadi kenangan manis.. kenangan konyol.. dan kenangan yang nyenengin..!! :D
Rasanya hari ini aku ngga bs berhenti senyum… Hehe..

Hari ini.. aku lihat dia.. Setahun yang lalu.. I wish.. dia bs datang ke wisudaku dan jadi PW-ku.. Dan benar saja.. Hari ini.. di hari wisudaku… dia benar2 datang.. (setidaknya 1 dari doaku –doa di masa lalu- dikabulkan..).. tapi bukan sebagai PW-ku.. tapi jadi PW ”yang lain”..  sedih?? Hmmm….

Hari ini… aku jadi bisa berpikir ’lebih jernih’.. Manusia boleh berencana.. Allah yang menentukan… Aku cuma bisa berencana (di tahun lalu) akan datang wisuda bersamanya.. tapi kenyataannya hari ini.. aku datang… dia datang.. dari arah yang berbeda.. melalui rute yang berbeda.. Tapi itu ngga penting.. aku punya PW yang spesial… my mom, my dad, my bro, my sist in law, my nephew!! Aku punya orang2 yang mencintaiku dan ada di sampingku.. di salah satu hari terindah dalam perjalanan hidupku..  Dan aku bersyukur karenanya..

Hari ini.. bertepatan dengan hari KEBANGKITAN NASIONAL.. dan juga menjadi HARI KEBANGKITAN semangat baruku… Semangat menatap hari ”yang lebih baik dari hari2 yang lalu”… Rasanya seperti menatap matahari yang baru terbit.. JSunrise_2

HARI INI… aku bersyukur untuk banyak hal.. Bersyukur karena didampingi orang2 hebat dalam hidupku.. (my family).. bersyukur untuk semua kebahagiaan yang Allah berikan untukku.. (wisudaku, my job, my friends, dan semua kebahagiaan yang tidak bisa aku sebutkan satu per satu..)

SORRy.. kayanya.. ngga ada yang bisa ngerusak hari ini…
  BCOz.. TODAY IS MY DAY…. J

Sebuah renungan untuk yang masih single maupun yang sudah married…

Filed under: LOVE — rini-adis at 8:22 pm on Saturday, May 6, 2006

Alkisah seorang raja yang kaya raya dan sangat baik, ia mempunyai banyak sekali emas dan kuningan, karena terlalu banyak sehingga antara emas dan kuningan tercampur menjadi satu. Suatu hari raja yang baik hati ini memberikan hadiah emas kepada seluruh rakyatnya, dia membuka gudangnya lalu mempersilakan rakyatnya mengambil kepingan emas terserah mereka.

Karena antara emas dan kuningan tercampur menjadi satu sehingga sulit sekali di bedakan, mana yang emas dan mana yang kuningan, lalu mana yang emasnya 24 karat dan mana yang emasnya hanya 1 karat, namun ada peraturan dari sang raja, yaitu apabila mereka sudah memilih dan mengambil satu dari emas itu, mereka tidak boleh mngembalikannya lagi. Tetapi raja menjanjikan bagi mereka yang mendapat emas hanya 1 karat atau mereka yang mendapatkan kuningan, mereka dapat bekerja di kebun raja dan merawat pemberian raja itu dengan baik, maka raja akan menambah dan memberikan kadar karat itu sedikit demi sedikit.

Mendengar itu bersukacitalah rakyatnya, sambil mengelu-elukan rajanya. Mereka datang dari penjuru tempat, dan satu persatu dari mereka dengan berhati-hati mengamat-amati benda-benda itu, waktu yang diberikan kepada mereka semua ialah satu setengah hari, dengan perhitungan setengah hari untuk memilih, setengah hari untuk merenungkan, dan setengah hari lagi untuk memutuskan.

Para prajurit selalu siaga menjaga keamanan pemilihan emas tersebut, karena tidak jarang terjadi perebutan emas yang sama di antara mereka. Selama proses pemilihan berlangsung, seorang Prajurit mencoba bertanya kepada salah seorang rakyatnya! , "apa yang kau amat-amati, sehingga satu setengah hari kau habiskan waktumu disini?", jawab orang itu "tentu saja aku harus berhati-hati, aku harus mendapatkan emas 24 karat itu", lalu tanya prajurit itu lagi "seandainya emas 24 karat itu tidak pernah ada, atau hanya ada satu diantara setumpuk emas ini, apakah engkau masih saja mencarinya?, sedangkan waktumu sangat terbatas", jawab orang itu lagi "tentu saja tidak, aku akan mengambil emas terakhir yang ada ditanganku begitu waktuku habis".

Lalu prajurit itu berkeliling dan ia menjumpai Seorang yang tampan, melihat perangainya ia adalah seorang kaya, bertanyalah prajurit itu kepadanya "hai orang kaya apa yang kau cari disini, bukankah engkau sudah lebih dari cukup?" ,jawab orang kaya itu "bagiku hidup adalah uang, kalau aku bisa mengambil emas ini, tentu saja itu berarti menambah keuntunganku". Kemudian prajurit itu kembali mengawasi satu persatu dari mereka, maka tampak oleh nya seseorang, yang sejak satu hari ia selalu menggenggam kepingan emasnya, lalu dihampirinya orang itu "mengapa engkau diam disini?, tidakkah engkau memilih emas-emas itu? Atau tekadmu sudah bulat untuk mengambil emas itu?", mendengar perkataan prajurit itu, orang ini hanya diam saja, maka prajurit itu bertanya lagi "atau engkau yakin bahwa itulah emas 24 karat, sehingga engkau tidak lagi berusaha mencari yang lain?", orang itu masih terdiam, prajurit itu semakin penasaran, lalu ia lebih mendekat lagi "tidakkah engkau mendengar pertanyaanku?", sambil menatap prajurit, orang itu menjawab "tuan saya ini orang miskin, saya tidak pernah tahu mana yang emas dan mana yang kuningan, tetapi hati saya memilih emas ini, sayapun tidak tahu, berapa kadar emas ini, atau jika ternyata emas ini hanya kuninganpun saya juga tidak tahu". "lalu mengapa engkau tidak mencoba bertanya kepada mereka, atau kepadaku kalau engkau tidak tahu" tanya prajutit itu lagi. "Tuan emas dan kuningan ini milik raja, jadi menurut saya hanya raja yang tahu, mana yang emas dan mana yang kuningan, mana yang 1 karat dan mana yang 24 karat. Tapi satu hal yang saya percaya janji raja untuk mengubah kuningan menjadi emas itu yang lebih penting" jawabnya lugu.

Prajurit ini semakin penasaran "mengapa bisa begitu?", "bagi saya berapapun kadar karat emas ini cukup buat saya, karena kalau saya bekerja, saya membutuhkan waktu bertahun-tahun menabung untuk membeli emas tuan" prajurit tampak tercengang mendengar jawaban dari orang ini, lalu ia melanjutkan perkataannya "lagi pula tuan, peraturannya saya tidak boleh menukar emas yang sudah Saya ambil", "tidakkah engkau mengambil emas-emas yang lain dan menukarkannya sekarang, selagi masih ada waktu?" tanya prajurit lagi, "saya sudah menggunakan waktu itu, kini waktu setengah hari terakhir saya, inilah saatnya saya mengambil keputusan! , jika saya gantikan emas ini dengan yang lain, belum tentu saya mendapat yang lebih baik Dari punya saya ini, saya memutuskan untuk mengabdi pada raja dan merawat milik saya ini, untuk menjadikannya emas yang murni",

Tak lama lagi lonceng istana berbunyi, tanda berakhir sudah kegiatan mereka. Lalu raja keluar dan berdiri ditempat yang tinggi sambil berkata "wahai rakyatku yang kukasihi, semua emas yang kau genggam itu adalah hadiah yang telah kuberikan, sesuai dengan perjanjian, tidak seorangpun diperbolehkan menukar ataupun menyia-nyiakan hadiah itu, jika didapati hal diatas maka orang itu akan mendapat hukuman karena ia tidak menghargai raja" kata-kata raja itu disambut hangat oleh rakyatnya.

Lalu sekali lagi di hadapan rakyatnya raja ingin memberitahu tentang satu hal "dan ketahuilah, bahwa sebenarnya tidak ada emas 24 karat itu, hal ini dimaksudkan bahwa kalian semua harus mengabdi kepada kerajaan, dan hanya akulah yang dapat menambah jumlah karat itu, karena akulah yang memilikinya. Selama satu setengah hari, setengah hari yang kedua yaitu saat kuberikan waktu kepada kalian semua untuk merenungkan pilihan, kalian kutunggu untuk datang kepadaku menanyakan perihal emas itu, tetapi sayang sekali hanya satu orang yang datang kepadaku untuk menanyakannya".

Demikianlah raja yang baik hati dan bijaksana itu mengajar rakyatnya, dan selama bertahun-tahun ia dengan sabar menambah karat satu persatu dari emas rakyatnya.

dikutip dari : Kumpulan Sharing dan Cerpen Judul Asli: When We Have to Choose Berharap melalui alkisah diatas kita dapat merefleksi diri dalam mencari pasangan hidup :

1. Bagi yang sedang mencari pasangan alias cari pacar (setengah hari untuk memilih) Memilih memang boleh tapi manusia tidak ada yang sempurna, jangan lupa emas-emas itu milik sang raja, jadi hanya dia yang tahu menahu masalah itu, artinya setiap manusia Milik Tuhan jadi berdoalah untuk berkomunikasi denganNya tentang pasangan Anda.

2. Bagi yang telah memperoleh pasangan tapi belum menikah (setengah hari untuk merenungkan) Mungkin pertama kali Anda mengenal, si dia nampak emas 24 karat, ternyata setelah bertahun-tahun kenal, si dia hanya berkadar 10 karat. Di luar, memang kita dihadapkan dengan banyak pilihan, sama dengan rakyat yang memilih emas tadi, akan tetapi pada saat kita sudah mendapatkannya, belum tentu waktu kita melepaskannya kita mendapat yang lebih baik. Jadi jika dalam tahap ini Anda merasa telah mendapatkan dia, hal yang terbaik dilakukan ialah menilai secara objektif siapa dia (karena itu keterbukaan dan komunikasi sangat penting dalam menjalin hubungan), dan menyelaraskan hati Anda bersamanya, begitu Anda tahu tentang hal terjelek dalam dirinya sebelum Anda menikah itu lebih baik, dengan demikian Anda tidak merasa shock setelah menikah, tinggal bagaimana Anda menerimanya, Anda mampu menerimanya atau tidak, Anda mengusahakan perubahannya atau tidak, "cinta selalu berjuang", dan jangan anggap tidak pernah ada masalah dalam jalan cinta Anda, justru jika dalam tahap ini Anda tidak pernah mengalami masalah dengan pasangan Anda (tidak pernah bertengkar mungkin) Anda malah harus berhati- hati, karena ini adalah hubungan yang tidak sehat, berarti banyak kepura-puraan yang ditampilkan dalam hubungan Anda yang terpenting adalah niat baik di antara pasangan, sehingga dengan komitmen dan cinta, segala sesuatu selalu ada jalan keluarnya. Meskipun dalam tahap ini Anda masih punya waktu setengah hari lagi untuk memutuskan, artinya anda masih dapat berganti pilihan, akan tetapi pertimbangkan dengan baik hal ini.

3. Bagi yang telah menikah (setengah hari untuk memutuskan) Dalam tahap ini, siapapun dia berarti anda telah mengambil keputusan untuk memilihnya, jangan berfikir untuk mengambil keuntungan dari pasangan Anda, jika ini terjadi berarti Anda egois, sama halnya dengan orang kaya di atas, dan dengan demikian Anda tidak pernah puas dengan diri pasangan Anda, maka tidak heran banyak terjadi perselingkuhan. Anda tidak boleh merasa menyesal dengan pilihan Anda sendiri, jangan kuatir raja selalu memperhatikan rakyatnya, dan menambah kadar karat pada emasnya. Jadi percayalah kalau Tuhan pasti akan memperhatikan Anda, dan Dia yang paling berkuasa mengubah setiap orang. Perceraian bukanlah solusi, sampai kapan kita harus menikah lalu bercerai, menikah lagi dan bercerai lagi???, Ingatlah si dia adalah hadiah, siapapun dia terimalah dia karena sekali lagi itulah pilihan Anda, ingat ini adalah setengah hari terakhir yaitu waktu untuk memutuskan, setelah itu Anda tidak boleh menukar atau meyia-nyiakan emas Anda, jadi peliharalah pasangan Anda sebagaimana hadiah terindah yang telah Tuhan berikan. Dan apapun yang terjadi dengan pasangan Anda komunikasikanlah dengan Tuhan, karena Dia yang memiliki hati setiap manusia..

Ada saat mempertahankan.. ada saat melepaskan…

Filed under: LOVE — rini-adis at 10:50 am on Wednesday, May 3, 2006

Saya dapat postingan ini dari seorang teman.. semoga bermanfaat.. :D

Ada hal2 yang tdk ingin kita lepaskan dari orang2 yang tdk ingin kita tinggalkan… Tapi, ada saatnya dimana kita harus berhenti mencintai seseorang, bukan karena orang itu berhenti mencintai kita, melainkan karena kita menyadari, bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya… Kita tidak ingin melepaskan seseorang, ketika kebahagiaan kita sangat bergantung pada orang itu. Kita tidak ingin melepaskan seseorang, ketika kita merasa dia itu ganteng, cantik, teristimewa dibandingkan dgn yang lain. Kita tidak ingin melepaskan seseorang, ketika merasa takut tidak dapat menemukan yang seperti dia. Kita tidak ingin melepaskan seseorang, ketika begitu banyak saat2 indah senantiasa terbayang di benak kita. Kita tidak ingin melepaskan seseorang, ketika hati kita berkata "Saya sangat mencintainya".

Ingatlah !! Melepaskan bukanlah akhir dari dunia melainkan awal dari suatu kehidupan baru… Kita harus melepaskan seseorang, karena kebahagiaan kita tidak tergantung padanya. Kita harus melepaskan seseorang, karena kita menyadari yang ganteng, yang cantik, yang istimewa belum tentu yang terbaik buat kita. Kita harus melepaskan seseorang, karena kita tahu jika Tuhan mengambil sesuatu, Ia telah siap memberi yang lebih baik. Kita harus melepaskan seseorang, ketika saat2 indah hanyalah tinggal masa lalu. Kita harus melepaskan seseorang, karena kepala kita berkata "tidak ada lagi yang dapat dipertahankan".

Kegagalan tidak berarti Anda tidak mencapai apa- apa… Namun, itu berarti Anda telah memahami sesuatu…! Segala sesuatu ada waktunya. Ada saat mempertahankan, ada saat melepaskan…

Syair Renungan..

Filed under: LOVE — rini-adis at 12:44 pm on Monday, May 1, 2006

Saya mendapatkan syair ini dari seorang teman.. Semoga bermanfaat.. :)

Syair renungan
Untuk wanita (Istri)
Karya : Enggar Tri W

Pernikahan atau Perkawinan
Membuka tabir rahasia

Suami yang menikahi kamu
Tidaklah semulia Muhammad saw
Tidaklah setaqwa Ibrahim as
Pun tidak setabah Ayub as
Atau segagah Musa as
Apalagi setampan Yusuf as

Justru suamimu hanyalah Pria akhir zaman
Yang punya cita-cita Membangun keturunan yang sholeh

Suami menjadi pelindung, Kamu penghuninya

Suami adalah nahkoda kapal, Kamu navigatornya

Suami bagaikan balita yang nakal, Kamu adalah penuntun kenakalannya

Saat suami menjadi raja, Kamu menikmati anggur singgasananya,

Ketika suami menjadi bisa, Kamulah penawar obatnya

Seandainya suami masinis yang Lancang, Sabarlah memperingatinya

Pernikahan atau perkawinan mengajar
Kita perlu iman dan taqwa
Untuk mengajar meneliti sabar dan ridha
Allah swt karena memiliki suami
Yang tak segagah mana, justru kamu
Akan tersentak alpa

Kamu bukanlah Khadijah yang begitu sempurna didalam menjaga,
Pun bukanlah Hajar Yang begitu setia dalam sengsara

Cuma wanita akhir zaman
Yang berusaha menjadi shalehah….
Amien.

Syair renungan
Untuk pria (SUAMI)
Karya : Enggar Tri W.

Pernikahan atau Perkawinan
Membuka Tabir Rahasia

Istri yang kamu nikahi
Tidaklah semulia Khadijah ra.
Tidaklah setaqwa Aisyah ra
Pun tidak setabah Fatimah ra

Justru istrimu hanyalah
Wanita akhir zaman
Yang punya cita-cita
Menjadi shalehah.

Istri menjadi tanah, Kamu langit penaungnya

Istri ladang tanaman, Kamu gembalanya

Istri hiasan ternak, kamu gembalanya

Istri adalah murid, kamu mursyidnya

Istri bagaikan anak kecil, Kamu tempat bermanjanya

Saat istri menjadi madu, Kamu teguklah sepuasnya

Seketika istri menjadi racun, Kamulah penawar bisanya,

Seandainya istri tulang yang bengkok, Berhentilah meluruskannya

Pernikahan atau perkawinan
Menginsyafkan kita perlu
Iman dan taqwa
Untuk belajar meniti
Sabar dan ridha
Allah swt karena memiliki istri
Yang tak sehebat mana, justru kamu
akan tersentak dari alpa,
kamu bukanlah Rasulullah saw
pun bukanlah Ali Karamallahu Wajhah

Cuma pria akhir zaman
Yang berusaha menjadi shaleh
Amien,

Next Page »