Betapa Beruntungnya Saya…
Hari ini….
Aku baru sadar.. Sudah banyak kejadian yang aku lewatin.. Aku sudah banyak ‘belajar’ dari orang-orang di sekitarku.. Ngga rugi rasanya masuk Psikologi.. Selain bisa belajar memahami orang, belajar ‘melihat’ dari sudut pandang orang lain.. Juga belajar untuk bisa ‘merasakan’ yang dirasakan orang lain…
Banyak kejadian seneng… walau ada juga kejadian sedih.. mengecewakan.. bahkan menyakitkan! Hidup ini berwarna ya? Dan banyak orang yang bertumbuh bersamaku serta ikut mewarnai kehidupanku…
keluargaku.. teman-temanku.. orang-orang yang mencintaiku…
Dari mereka aku belajar untuk menjadi ‘manusia yang lebih baik’.. dengan cara yang indah.. menyenangkan maupun menyakitkan…
Alhamdulillah..
Ketika aku ‘terjatuh’ dan berada di bawah.. ternyata masih ada orang-orang yang menyayangiku yang bersedia membantuku ‘berdiri’.. Ada yang bersedia untuk ‘menopang’ tubuhku, ‘memegang’ lenganku.., memberikan semangat padaku, memberikan air minum, bahkan.. ada yang memberikan senyumannya padaku.. agar aku merasa lebih baik.. Belum lagi yang mendoakan aku dari jauh..
Betapa beruntungnya saya.. dikelilingi orang-orang yang menyayangi saya..
————————————————————————————————-
"Jika saja peristiwa ini adalah sebuah buku… Aku tidak perlu membaca referensinya untuk mengetahui apa isi dari buku itu… Aku sudah tahu apa isi dari buku itu… Halaman per halamannya sudah ada yang membukanya untukku tanpa aku berusaha membukanya.. hanya tergantung aku apakah aku mau membacanya atau tidak.. Buku ini sudah ada judulnya.. Aku sudah tahu isinya.. Hanya tinggal menunggu kata pengantarnya saja… Sekarang.. Kata pengantarnya pun sudah jadi… Jadi.. buku ini sudah lengkap.. Aku sudah selesai ‘membacanya’. Sekarang.. Apa yang harus aku lakukan…? Menyimpan buku ini… Atau membacanya dari awal..? Aku rasa… aku memilih untuk menyimpan buku ini… Dan mungkin.. tidak ingin membacanya lagi… Untuk saat ini… Entah sampai kapan…"
-rini bee- (1 Feb 2006)